Pilkada Serentak 2020
Pilkada Serentak 2020

Vt-k.com – Perencanaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada awal bulan Desember tepatnya tanggal 9. Menurut kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Pilkada ini akan membantu penanganan pandemi Covid-19. Namun sebagian pihak menghawatirkan pelaksanaan Pilkada ini akan memperparah keadaan pandemi saat ini.

Dr Safrizal ZA, Msi sebagai Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri mengungkapkan bahwa kita butuh pemimpin yang baru dan sah untuk memerangi Covid-19. Karena pemimpin yang saat ini menjabat saat ini adalah sementara, dengan demikian akan banyak yang meragukan dan ada keterbatasan dalam kewenangannya. Ungkapan ini dicetuskan pada saat konferensi pers yang disiarkan BNPB pada hari Jumat (20/11).

Dengan melaksanakan pilkada, masyarakat akan tahu siapa saja pemimpin yang dalam visinya bisa membantu untuk melawan COVID.

Safrijal juga menyebutkan bahwa Pilkada 2020 ini akan membantu ekonomi suatu daerah yang sedang kesulitan. Ini karena biasanya tiap calon beserta timnya akan mengeluarkan belanja pribadi untuk kampanye.

Terkait ancaman penularan Covid-19 saat pencoblosan, Safrizal mengatakan masyarakan harus terus beradaptasi dalam kondisi new normal dan karena simulasi protokol kesehatan telah dilakukan.

Protokol kesehatan tidak hanya dilakukan di pemilu saja. Bahkan protokol kesehatan ini sudah dilakukan, seperti pasar, mal, mesjid, dan di tempat kegiatan yang memicu kerumunan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here