Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bagi Pelapor Money Politic di Pilihan Bupati Trenggalek
Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bagi Pelapor Money Politic di Pilihan Bupati Trenggalek

vt-k.com – Kapolres Trenggalek telah menyiapkan hadiah bagi masyarakat yang melaporkan dengan adanya praktik politik uang di Pemilihan Bupati Trenggalek 2020. Hadiah itu berupa uang 10 juta Rupiah.

”salah satu bentuk komitmen dari kepolisian dalam mengawal Pemilihan kepala daerah Trenggalek agar berjalan secara fair, menghasilkan pemimpin yang sesuai keinginan rakyat,” Ucap Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, Jumat,4 Desember 2020

”ini adalah strategi kami sejauh mana partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan jalannya pilkada sangat diperlukan, sehingga seluruh tahapan pesta demokrasi berjalan secara jujur dan adil, tanpa dikotori adanya politik uang,”ucap Doni.

Doni mengatakan jika ada masyarakat yang mengetahui adanya politik uang, diminta agar segera melaporkan ke Kasat Reskrim yang juga anggota dari Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) AKP Tatar di nomor telepon 081231907979. Polisi menjamin kerahasiaan identitas dan keamanan pelapor politik uang.

Dalam Praktik politik uang dalam pililhan kepala daerah indikasinya bermacam-macam, mulai pemberian uang, sembako atau yang lain, disertai perintah agar penerima barang mencoblos salah satu calon kepala daerah tertentu.dan juga di iming-imingi janji-janji.

Dari kepolisian memastikan, apabila ada laporan politik uang dan dapat dibuktikan, maka pelapor akan mendapatkan apresiasi dan rasa terimakasih dari kepolisian berupa uang tunai Rp 10 juta.jadi dimohonkan kepada masyarakat kerjasamanya agar Pilakda ini bisa berjalan lancar,jujur dan adil.

Doni menambahkan untuk mengawal jalannya pilihan kepala daerah, Polres Trenggalek juga telah membentuk Tim Satgas Anti Money Politic. ”Satgas ini kami bentuk agar bisa mengantisipasi kecurangan-kecurangan dalam Pilihan kepala daerah Trenggalek, ” Ucapnya.

Kepolisian mengimbau kepada para calon kepala daerah yang berkompetisi dalam Pilihan bupati di Trenggalek maupun para tim suksesnya, agar tidak melakukan pelanggaran hukum dalam meraih dukungan dan suara masyarakat.

Dijelaskan, pada saat masa kampanye ini pihaknya menerima beberapa informasi tentang adanya upaya pemberian sembako kepada masyarakat, selain itu polisi juga menerima informasi pengumpulan fotokopi KTP untuk yang dimungkinkan untuk bukti-bukti dukungan kandidat tertentu. Informasi tersebut diduga dilakukan di daerah pinggiran.

”Hayu kita jaga pilihan kepala daerah ini agar berjalan dengan lancar, tanpa adanya politik uang. Kami juga mengimbau kepada semua elemen masyrakat agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19,” tegas Doni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here