Mobil Tesla di Indonesia Aman dari Recall
Mobil Tesla di Indonesia Aman dari Recall

VT-K.com – Komponen pada bagian atap tidak menempel dengan benar sehingga rentan terlepas menjadi salah satu penyebab recall. Amerika Serikat melakukan recall atau penarikan kembali 9.537 unit produk Tesla.

National Highway Traffic Safety Administration menyebutkan bahwa prodak yang berjumblah 9.136 merupakan produksi Model X dari tahun 2016 dan sisanya Model Y yang produksi tahun 2020, tentunya masalah berbeda.

NHTSA menyatakan dengan adanya recall ini, perusahaan Tesla dapat memanfaatkanya untuk melakukan pengujian dan perbaikan dari mobil-mobil milik konsumennya.

Sedangkan masalah pada Model Y masalahnya ada pada komponen roda kemudi yang mudah terlepas. Masalah itu dikatakan sangat mempengaruhi pengemudi saat sedang berkendara.

Kasus pada bagian kemudi bukan pertama kalinya terjadi, sebelumnya pada mobil Model S ada sekitar 123 ribu unit telah ditarik oleh perusahaan karena adanya masalah pada power steering.

Tesla mengaku belum mendapatkan informasi mengenai adanya kecelakaan yang menimbulkan cidera atas kasus produknya itu. Sementara untuk distributor merek Tesla di Indonesia , Prestige Image, memastikan recall tidak akan ada di Indonesia baik untuk kerusakan plafon maupun kemudi.

Seperti diketahui Prestige yang menjual kendaraan listrik asal AS, dengan Model X dan Model S di Indonesia. Sejumlah pengguna mobil berasal dari kalangan pejabat salah satunya Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Bamsoet memiliki dua unit Tesla dengan Model X dan Model S yang keluaran pada 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here