Mitos Pantai Pangandaran
Mitos Pantai Pangandaran

Pangandaran merupakan salah satu objek wisata primadona yang mempesona di kawasan tenggara Jawa Barat, tepatnya di Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran. Keindahan sunset sore hari dengan suara deburan ombak dan bisikan angin semakin membuat suasana pantai ini menjadi tempat yang romantis. Kapal-kapal nelayan pun ikut mewarnai saat senja di Pantai Pangandaran dari kejauhan yang menambah indahnya pantai ini.

Di balik keindahan pantai tersebut, ternyata masih beredar tentang mitos-mitos yang dipercayai oleh masyarakat sekitarnya. Salah satunya yang membuat pantai tersebut menjadi pantai yang misterius adalah warga setempat masih percaya mitos tentang keberadaan Nyi Roro Kidul yang dikenal sebagai ratu penguasa pantai selatan. Oleh sebab itu, banyak para sesepuh setempat yang selalu memberikan wejangan bagi para penduduk daerah Pangandaran yang bermain di kawasan pantai tersebut untuk selalu waspada. Pantai tersebut seringkali memakan korban jiwa yang terseret ombak.

Sebuah Mitos tentang korban terseret nya ombak di pantai ini sudah cukup banyak memakan korban.Pasalnya,kejadian itu berawal dari zaman kerjaan pajajaran. Dimana raja pajajaran tersebut menikahi seorang wanita untuk di jadikan istri simpanan. setelah menikah wanita tersebut hamil akan tetapi kehamilan wanita itu membuat raja tak senang, oleh sebab itu sang raja mengutus pengawalnya untuk membuang wanita itu ke hutan.

saat di buang ke hutan,wanita itu berjalan tanpa arah dan tujuan sampai dia tiba ke pesisir pantai pangandaran. sesampainya di pesisir pantai,wanita tersebut merasa sakit hati dan frustasi sampai berniat untuk bunuh diri di pantai tersebut.wanita atau istri simpanan raja pajajaran tersebut telah samapai di pantai selatan atau di sebut pantai pangandaran.wanita itu menghadap ke pantai dan melihat lautan lepas,di pantai tersebut dia sudah berniat untuk bunuh diri akan tetapi dia masih menyimpan dendam kepada raja pajajaran tersebut.Sehingga wanita tersebut mengurungkan niat nya untuk bunuh diri.

Berdasarkan legenda yang berdar, ternyata dia di selamatkan oleh dayang ratu kidul. Lalu istri simpanan raja itu di angkat sebagai anak dari ratu kidul,kemudain di ajarkan ilmu sakti yang sakti mandraguna. Dan sekarang wanita tersebut di kenal sebagai sosok dari nyi roro kidul si penguasa pantai selatan. Berkat ilmu yang berhasil dia kuasai nyi roro kidul pun memberikan kuasa untuk menguasai pantai pangandaran itu. lalu kemudian dendam yang belum redam kepada raja pajajaran itu akan di luapkan kepada keturunan dan masyarakat raja pajajaran itu. Dan munculah mitos yang di percayai oleh masyarakat sekitar korbanya adalah orang bandung.

Terlepas dari mitos yang menyebar luas itu, sebenarnya korban dari Pantai Pangandaran yang terseret ombak banyak juga dari daerah lain bukan orang bandung saja. Hal tersebut mengingatkan kepada kita untuk selalu waspada dan mentaati peraturan di setiap lokasi wisata. Mengapa? Karena aturan itu tentunya dibuat sudah melalui prosedur keselamatan pengunjung tempat wisata, terutama wisata alam bebas yang masih kental dengan hal-hal mistisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here