Mitos Gunung Sangkur Kota Banjar
Mitos Gunung Sangkur Kota Banjar

Ada sebagian masyarakat yang masih percaya tentang hal-hal ghaib,mistis atau sesuatu yang berkaitan dengan tahayaul. Apalagi untuk mereka yang senang menjelajah di hutan atau pegunungan.

Mereka percaya tentang dunia mistis yang biasanya muncul karena cerita dari rekan-rekannya atau pun juga masyarakat sekitar yang pernah mengalami kejadian tentang dunia ghaib. jadi tidak heran kalau di hutan atau di pegunungan sering kita temukan tulisan peringatan contohnya harus berbicara yang sopan, jangan melakukan maksiat,dan peringatan lainya.

Kalau kita melanggar peringatan tersebut, biasanya akan tau akibatnya sendiri.selain peringatan di atas ada juga jangan merusak hutan atau mengotori hal-hal yang lainya yang ada di dalam hutan, misalnya ada batang-batang pohon besar yang terpampang di hutan.

Di kota Banjar patroman jawa barat ada beberapa gunung dan hutan yang terkenal dengan hal-hal yang berbau mistis. Salah satunya yaitu gunung sangkur, sebagian masyarakat percaya bahwa gunung sangkur yang terletak di daerah kecamatan pataruman, kota banjar terkenal sangat angker. Ada juga yang menyebutnya gunung sangkur tersebut adalah pusatnya kerajaan jin.

Ada berita yang belum lama dari masyarakat banjar, lebih tepatnya warga desa mulyasari,sempat di gegerkan dengan berita hilangnya bonar(47),warga dusun sukamaju,desa mulyasari,kecamatan pataruman kota banjar provinsi jawabarat.

Bonar hilang di gunung sangkur selama tiga hari tiga malam. Warga menyangka bahwa hilangnya bonar di sebabkan di bawa oleh mahkluk ghaib yang menghuni di salah satu tempat keramat yang ada di gunung sangkur.

Sebelum bonar hilang, di tanjakan curug taneuh yang berlokasi di lereng gunung sangkur itu sering terjadi kejadian yang aneh atau sering memakan korban, sampai ada yang meninggal dunia. Contohnya yang terjadi di beberapa tahun yang lalu, ada mobil minibus yang terperosok masuk ke jurang sampai menawasakan dua penumpangnya. Kecelakaan itu di duga karena si sopir di ganggu oleh mahkluk ghaib.

Memang banyak sekali cerita mistis di gunung sangkur itu. Warga juga banyak yang mengaku pernah melihat sejumlah keanehan. Diantaranya melihat perkampungan misterius di dalam hutan yang tiba-tiba muncul kemudian hilang lagi, melihat ada pasar dan hal-hal lain yang di luar nalar otak manusia.

Hal mistis tersebut pernah dialami oleh salah satu anggota komunitas pecinta alam, Toto (29), seorang tenaga honorer di salah satu instansi di Kota Banjar. dia pun menceritakan pengalaman mistisnya ketika sedang menjelajah di Gunung Sangkur bersama rekan-rekanya di komunitas pecinta alam.

Pengalaman ini terjadi pada tahun 2011, saat itu kami sedang menjelajah di Gunung Sangkur. Waktu kami melewati di tempat keramat Batu Bangkis atau Batu Bangkong, salah satu teman kami ada yang berbicara tidak sopan dengan menyebut kata Bangkong. Tak lama kemudian setelah mengucap kata itu, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar dan angin yang sangat kencang, padahal pada waktu itu cuaca sangat cerah, ucapnya.

Setelah kejadian itu, Toto dan rekan-rekannya memutuskan untuk kembali ke pemukiman warga karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena menurut mitos yang beredar di masyarakat sekitar, jika melewati keramat tersebut jangan sampai mengucapkan kata ‘Bangkong.’ Kalau hal ini dilanggar maka akan ada akibatnya.

Kuatnya mistis itu yang merasuki alam pikir para penjelajah juga dirasakan oleh Ridwan (30). Ridwan adalah salah satu anggota komunitas motor trail juga pernah tersesat di Gunung Sangkur dengan dua orang rekannya.

Menurutnya, kejadian itu dialaminya ketika sedang melakukan survey jalur untuk kegiatan trail adventure. Ridwan bersama dua orang rekanya tersesat saat tiba di puncak gunung sangkur yang berdekatan dengan sebuah keramat.

Kalau menceritakan kejadian ini saya selalu merasa merinding. Waktu itu kami hanya berputar-putar saja di tempat itu, padahal kami merasa sudah berjalan cukup jauh. Namun kembali lagi ke tempat semula, bahkan persis tak melihat jejak ban bekas para offroader lainnya yang melintas di jalur tersebut, ucap Ridwan.

Beruntung, ia bersama temannya bisa keluar dari lokasi itu setelah mendengar suara adzan yang entah dari mana sumbernya. Kemudian, mereka turun mengikuti sumber suara adzan tersebut dan akhirnya bisa menemukan kembali jalan menuju ke arah rumah dan perkampungan.

Alhamdulillah, akhirnya kami bisa keluar dari dalam hutan setelah mendengar dan mengikuti sumber suara adzan tersebut, ucapnya Ridwan.

Keangkeran di Gunung Sangkur tersebut diakui oleh Wahyu (28), ia adalah seorang pecinta budaya. Menurutnya, ia pernah bersama rekan-rekannya berkemah di Gunung Sangkur. Karena nyalinya cukup berani, Wahyu pun mengaku pernah berinteraksi dengan makhluk ghaib yang ada di gunung sangkur tersebut.

Saya pernah berinteraksi dengan makhluk ghaib yang ada di Gunung Sangkur tersebut, mereka tidak mau diganggu dengan kebisingan yang dilakukan oleh manusia. Wilayahnya tidak mau dikotori, seperti berbuat maksiat dan lainya yang tidak disukainya, tutur Wahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here