Efek Samping Vaksin COVID-19
Efek Samping Vaksin COVID-19

Vt-k – Minggu lalu Inggris menjadi negara yang pertama kali melakukan vaksin Covid-19. Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan farmasi Pfizer bersama BioNTech Jerman, yang pertama kali disuntikkan ke seorang nenek 90 tahun.

Seiring dengan program vaksinasi COVID-19 di Inggris, memberikan peringatan tentang efek sampingnya. Hal ini dialami oleh dua petugas kesehatan di Inggris yang mengalami reaksi alergi usai mendapat suntikan vaksin COVID-19 pada Selasa, 8 Desember 2020 lalu.

Tes COVID-19
Tes COVID-19

Petugas kesehatan itu mengatakan bahwa vaksin Covid-19 memang bisa menimbulkan reaksi anafilaktoid. Menurut Organisasi Alergi Dunia bahwa anafilaktik (anafilaktoid) adalah sindrom multi-sistem akut, yang bisa mengakibatkan mematikan.

Pasien Corona yang menerima suntikan vaksin virus corona, baru-baru ini mendapatkan efek samping yang disebut dengan reaksi anafilaktoid atau reaksi alergi yang serius.

Biasanya para ilmuan dan ahli menggunakan berbagai bahan untuk pembuatan vaksin, bahan yang digunakan dapat mengakibatkan alergi pada manusia. Sehingga orang yang mendapatkan vaksin mengalami reaksi anafilaktoid pada beberapa jenis vaksin.

Vaksin terdiri dari bahan yang berbeda, ini akan menyebabkan reaksi anafilaktik dan anafilaktoid karena respons imun yang sangat reaktif dan tubuh menganggap suati zat (antigen) sebagai benda asing.

Biasanya reaksi anafilaktoid terjadi saat tubuh pertama kalinya bereaksi terhadap antigen.

Ada beberapa kemungkinan orang yang mengalami reaksi anafilaktoid terhadap vaksin COVID-19 bisa mengalami berbagai gejala, seperti, pusing, pernapasan terganggu, rasa cemas berlebih, detak jantung yang cepat, terkadang tidak sadarkan diri dan mudah berkeringat.

Menurut regulator Inggris, bagi masyarakat yang biasa mengalami alergi sebaiknya tidak menggunakan vaksin tersebut, karena akan menimbulkan komplikasi lain. Dan lLyanan Kesehatan Nasional Inggris mengonfirmasi bahwa dua staf mereka mengalami reaksi anafilaktoid terhadap suntikan vaksin COVID-19.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here